Rabu, 05 November 2008

.. realita or fenomena ..

... s'makin hari melihat suasana menjadi jenuh dengan s'gala keadaan, tapi terkadang gw bisa nerima kenyataan itu,,,

penduduk Indonesia semakin banyak 'n lapangan pekerjaan semakin sempit, saking sempitnya banyak yg kerja tapi tidak pada tempatnya,,,

gimana mw maju Indonesiaku...?
tenaga pendidik yang menghasilkan generasi penerus bangsa, yang sering disebut guru menjadi salah satu contoh, dimana guru2 yg ada sekarang bukan merupakan hasil dari sebuah cita2 melainkan bagian dari pemanfaatan kesempatan kerja, tapi itu lah kenyataan,,, entah realita atau fenomena gw jg gak ngeri tuh...
begitu juga dengan dosen x ya,,,? dosen sekarang kebanyakan terlibat dalam urusan pekerjaan diluar urusan kampus, sehingga pada musim akhir tahun (mulai september s.d desember) mulai jarang hadir dan susah ditemui apalagi buat diskusi
tapi terkadang tetap dimaklumi kenapa bisa terjadi...
tapi juga terkadang hati bertanya, mw bagaimana nasib anak bangsa...

buat rekanku yg menjadi guru...
buat rekanku yg menjadi dosen...
tolong titip anak bangsa...
bangsa Indonesia...

Kamis, 14 Agustus 2008

Kemampuan SIG Dalam Pengambilan Keputusan Secara Umum

Apabila melihat suatu proses perencanaan dan pendefinisian dari sistem, sebenernya kedua hal tersebut mempunyai kesamaan sehingga ada beberapa pakar mengatakan bahwa perencanaan adalah sebuah kontrol maka untuk itulah perencanaan haruslah merupakan sistem sehingga semua aktor yang terlibat harus menyelesaikan semua kewajibannya dalam konteks sistem. (Mintzberg, 1994:21). Berdasarkan hal tersebut dapat dilihat bahwa pengaturan wilayah dan kota serta perkotaan yang berkaitan dengan ciri ataupun tujuan perencanaan adalah sebuah sistem, mulai dari pendataan sampai dengan produknya.

Produk tersebut merupakan sebuah keputusan yang akan diambil dalam mengagendakan sebuah issue karena keputusan tersebut adalah suatu pilihan yang terpilih dari berbagai pilihan. Keputusan itu sendiri mempunyai level dan terstruktur, seperti yang diungkapkan oleh Diaz (1992:6), bahwa level dari setiap pengambilan keputusan itu dapat distrukturkan sebagai berikut.

Sistem Pengambilan Keputusan

Jenis Keputusan

Waktu

Level Management

Kebutuhan Informasi

Strategis

Jangka Panjang

Senior

Laporan Kemajuan

Taktis

Jangka Menengah

Menengah

Laporan Singkat

Teknik

Jangka Pendek

Operasional

Pengawasan aktivitas secara Reguler

Update Data



Kebutuhan informasi dalam pada setiap level pengambilan keputusan dianggap sebagai sistem pengambilan keputusan yang mempunyai hirarki yang ditampilkan pada tabel 3 berikut.

Kaitan Level Keputusan dengan Posisi Jabatan

Level Keputusan

Posisi Jabatan

Strategis

Walikota

Taktis

Kepala Bappeda

Teknis

Staf



SIG dimanfaatkan sebagai penyederhanaan pekerjaan karena sebagian besar aktivitas dari pemerintah berhubungan dengan persoalan lokasi, rencana tata ruang, zoning, pekerjaan umum, kepemilikan tanah, penilaian harga tanah dan sebaginya. SIG juga berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam, sumber daya lahan, transportasi dimana kesemuanya itu memiliki komponen lokasi yang menjadi tanggung jawab pemerintah. Aplikasi SIG digunakan antara lain untuk kepentingan-kepentingan :

§ Perencanaan, Manajeman dan Kebijakan Kota

§ Pemantauan Lingkungan

§ Kebutuhan Politik

§ Rekayasa Prasarana dan Sarana

§ Perumahan

§ Bisnis

Dan Lain-lain